Lantik Tiga Pejabat Baru, Bupati Paser Tekankan Amanah dan Tugas Strategis JPT Pratama

Lantik Tiga Pejabat Baru, Bupati Paser Tekankan Amanah dan Tugas Strategis JPT Pratama

Penulis : Feriyanto | Editor : Fatimah

TANAH PASER – Pemerintah Kabupaten Paser resmi memiliki pejabat baru pada tiga posisi jabatan strategis. Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama ini berlangsung khidmat bertempat di Pendopo Lou Bepekat dipimpin langsung oleh Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli, senin (6/4/2026).

Adapun tiga pejabat yang dilantik untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut Adalah Parmadi Bayuaji, S. SOS, M.Si sebagai Asisten Administrasi Umum, M. Arfah, S.STP sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Aji Mohd Tommy, S.E., M.Si sebagai Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan.

Pelantikan ini mencatatkan prestasi tersendiri bagi Paser dengan menjadi yang pertama pada tingkat Kabupaten di wilayah kerja Kantor Regional (Kanreg) VIII BKN yang berhasil melakukan pengisian jabatan melalui mekanisme Manajemen Talenta.

Hasil seleksi ini didasarkan sepenuhnya pada rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui pemetaan talenta yang objektif dan transparan. Hal ini sejalan dengan Keputusan Kepala BKN Nomor 13 Tahun 2026 tentang Persetujuan Penerapan Manajemen Talenta di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Paser.

Pertimbangan utama dalam pelantikan ini mencakup kebutuhan organisasi, pengisian posisi dikarenakan pejabat sebelumnya yang telah purna tugas, serta hasil asesmen mendalam terhadap kemampuan analisis dan gagasan inovatif para kandidat.

Acara pelantikan ini turut disaksikan oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya Wakil Bupati Paser, Kepala Kantor Regional (Kanreg) BKN VIII, Sekretaris Daerah Kabupaten Paser, para Staf Ahli, Asisten, serta jajaran Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Paser.

Dalam acara pelantikan ini, Bupati Paser juga menyampaikan amanah khusus kepada para pejabat yang baru dilantik. Kepada Asisten Administrasi Umum, Bupati Paser berpesan untuk dapat menjadi aktor utama dalam menghindari fragmentasi antar Bagian di Sekretariat Daerah, meningkatkan koordinasi yang terintegrasi, serta monitoring kinerja yang sepenuhnya berbasis pada outcome. Beliau juga menambahkan terkait inovasi tim kerja kolaboratif lintas Bagian, tata Kelola efektif dengan struktur yang jelas, distribusi kewenangan yang proporsional, sistem pengawasan dan evaluasi yang terukur, sistem kerja harus mendukung pencapaian tujuan organisasi melalui kerja tim dan fleksibilitas pelaksanaan tugas. Terakhir beliau berpesan persoalan strategis harus diselesaikan lintas fungsi yang berada dalam satu kesatuan, menjadi tanggung jawab bersama, dan ada transformasi kerja melalui kolaborasi tim yang meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas.


Kepada Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Bupati berpesan untuk mendorong kebutuhan akan penataan permukiman yang berwawasan lingkungan, pengembangan perumahan yang berkelanjutan serta pengelolaan pertanahan yang adil dan transparan. Ia meminta untuk dapat menjalankan tiga bidang secara optimal agar tercapainya Paser TUNTAS. Beliau menegaskan “penanganan pasca kebakaran di Desa Muara Adang Kecamatan Long Ikis; Penataan ulang pohon, taman dan fasilitas untuk menghasilkan panorama ibukota yang lebih menarik; Meningkatkan koordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional untuk mengatasi sengketa lahan dan membuat SKT dapat ditingkatkan menjadi sertipikat”.

Untuk Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Bupati berpesan untuk memperkuat peran koordinasi, kolaborasi dan sinergi dalam ketersediaan pangan yang cukup, merata dan berkualitas serta upaya pengendalian inflasi harga pangan yang terjangkau bagi masyarakat di Kabupaten Paser. Program prioritas yang harus menjadi perhatian dalam kaitanya dengan Paser TUNTAS (Tangguh: penanganan 3 Pilar Ketahanan Pangan yaitu Ketersediaan, Keterjangkauan dan Kemanfaatan Pangan; Unggul : penyediaan pangan berkualitas B2SA atau Beragam Bergizi Seimbang dan Aman; Transformatif : pengembangan komoditas pangan, penguatan kelembagaan pangan, UMKM Pangan, Outlet Pangan, koperasi pangan).

Pejabat baru diharapkan dapat memimpin unit kerjanya secara optimal, melahirkan inovasi yang implementatif, serta menjaga integritas demi mewujudkan Paser TUNTAS.


Jika Berita & Informasi ini bermanfaat, silahkan bagikan pada tautan dibawah ini!